Kita dan Jakarta
Aku pulang ke Jakarta Pada kota penuh hingar-bingar Pada semangkuk mie ayam kala senja Padamu yang kuharap menanti jua
Kubilang padamu kubenci Jakarta Kumuak dengan asap yang bisa buatku mati muda Kutakut hidupku habis di jalan raya Tapi untukmu kurela naiki kereta pukul lima
Kau bilang kau suka Jakarta Hobimu mengamati manusia di kereta Kedai kopi favoritmu ada di Gandaria Kau nantikan tahun baru di pusat kota
Di antara hutan besi dan beton Di antara bising klakson bersahutan Sore itu hujan pun menghantar kata Di bawah atap halte Bundaran Senayan