Mengartikan Petunjuk

A(n) journal published on

Apa ya, maksud-Nya dengan memberikan rasa sakit seperti ini? Menempatkanku di posisi seperti ini?

Mungkin ini adalah jawaban dari doaku yang kuulang-ulang selama beberapa tahun belakangan.

Mungkin Ia ingin menyadarkanku bahwa Ia tahu aku sering membohongi diriku sendiri, dan menunjukkan kalau memang Ia lebih mengenalku daripada diriku sendiri.

Mungkin Ia ingin memberi tahu bahwa hanya Ia yang senantiasa dekat denganku, lebih dekat dengan urat leherku sendiri.

Mungkin Ia ingin aku cuma berharap pada-Nya dan hanya pada Ia.

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ حُبَّكَ وَحُبَّ مَنْ يُحِبُّكَ وَالْعَمَلَ الَّذِيْ يُبَلِّغُنِي حُبَّكَ اللَّهُمَّ اجْعَلْ  

حُبَّكَ أََحَبَّ إِلَيَّ مِنْ نَفْسِيْ وَأَهْلِيْ وَمِنَ الْمَاءِ الْبَارِ

Allâhumma innî as`aluka hubbaka wa hubba man yuhibbuka wal amalal ladzî yuballighunî hubbaka. Allahumaj ‘al hubbaka ahabba ilayya min nafsî wa ahlî wa minal mâ’il bârid

“Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu cinta-Mu dan cinta orang-orang yang mencintai-Mu dan aku memohon kepada-Mu perbuatan yang dapat mengantarku kepada cinta-Mu. Ya Allah, jadikanlah cinta-Mu lebih kucintai daripada diriku, keluargaku, dan air yang dingin (di padang yang tandus).” (HR. At-Tirmidzi )